Selamat Datang Di Blog Saya Semoga Anda Terpuaskan Posted by @ surya yngwie posting by : suryayngwie: fiber optik

Surya Hadi Putra

Minggu, 18 Juli 2010

fiber optik
Posted by @ surya hadi putra [surya.tse@gmail.com]

Fiber optik adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa fiber optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang dinamakan kabel optik dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinar dalam jarak yang sangat jauh. Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi.
Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.
Gambar: fiber optic 
Keterangan gambar :
  • Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar dilakukan.
  • Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).
  • Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.
Jenis-jenis fiber optic :
  • Multi mode (MM) : digunakan hanya untuk jarak yang pendek sekitar 400m karna sinar yang dipancarkan sehingga jarak tempuhnya sedikit, kabelnya tergolong besar. Ukuran pada MM ini biasanya mencapai berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron dan 50 π dengan pembungkus luarnya sebesar 125 core, dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer).
  • Single mode (SM) digunakan untuk jarak yang jauh sekitar 70km karna sinar yang dipancarkannya satu sehinga jarak tempuhnya lebih jauh, kabelnya tergolong kecil. Ukuran pada SM biasanya mencapai berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron dengan pembungkus luarnya sebesar 125 core.
Keuntungan Fiber Optik
  • Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama. • Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
  • Kapasitas lebih besar.
  • Sinyal degradasi lebih kecil.
  • Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
  • Fleksibel.
  • Sinyal digital.
Kelemahan Fiber Optik
  • Untuk segi biaya fo lebih mahal. 
  • Dibutuhan tenaga atau teknisi khusus baik saat dr penarikan kabel,pengalian, instalasi.
  • kabel fo harus stabil dlm (db) standar iso.
  • faktor alam (tekena pohon tumbang, kebakaran, kebel di gigit tikus dll)dan faktor manusia ( pencurian dll).
  • untuk kesehatan, jika terkena sepihan fiber’nya sgt berbahaya karena berukuran mikro bisa menyebar ke saluran peredaran darah.so ati2 bgt dlm penyambungan.
  • jika fo putus harus mengunakan alat khusus penyambungan dan mencari titik putus mengunakan alat khusus (Optical Time Domain Reflectometer)OTDR (mahal).
Tipe - tipe connector pada fiber optic :
  • SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
  • ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
  • FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
  • Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
  • D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya. SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar